Kesimpulan
Planning atau perencanaan adalah hal terpenting dalam pengambilan tindakan, keputusan, serta penyusunan strategi untuk memajukan perusahaan, dan menentukan kapan, bagaimana dan oleh siapa tindakan dilakukan.
pembagian perencanaan ada 3 yaitu;
1. jangka pendek (short range plans), perencanaan yang dilaksanakan harian atau tahunan
contoh : rencana produksi bagi rumah makan yang membutuhkan perencanaan mengenai bahan, menu dll
2. jangka menengah, (intermediate range plans), perencanaan 3 bulan atau 3 tahun
contoh : rencana departemen house keeping dalam melaksanakan inventori
3. jangka panjang, (long range plans), perencanaan untuk 3 tahun atau 5 tahun
Sebelum membuat manajemen, kita harus mengetahui tahap dasar manajemen yaitu :
1. penetapan tujuan
menetapkan tujuan suatu organisasi.
2. perumusan keadaan
mengetahui keadaan perusahaan saat ini sebelum menetapkan tujuan
3. mengidentifikasikan plus minus perusahaan
untuk mengukur kemampuan organisasi dalam mencapai tujuan.
4. pengembangan rencana
membuat alternatif, atau plan b untuk menanggulangi kesalahan
Alasan dibutuhkannya rencana :
1. Protective benefit, yaitu untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan dalam pembuatan keputusan.
2. Positive benefit yaitu sebagai bentuk untuk meningkatkan sukses pencapaian tujuan organisasi.
Manfaat Rencana
1. membantu dari semua aspek, seperti penyelesaian masalah, dll
2. penghematan waktu
3. pemahaman penggambaran operasional bagi manajer
4. mebuat tujuan yang jelas
5. meminimalisir potensi kesalahan
Perencanaan juga mempunyai kelemahan, diantaranya:
1. terbuangnya waktu disaat penyusunan rencana
2. adanya kegiatan berlebihan dari kegiatan sebelumnya
3. terbatasnya inovasi atau inisiatif
4. penyelesaian masalah dengan individual lebih efektif
5. penyelewengan dari rencana yang dilakukan anggota.
Pengklasifikasian rencana
1. bidang fungsional, mencakup rencana produksi,keuangan, pemasaran dan personalia.misal tentang target
pasar, dll.
2. tingkatan organisasi, (keseluruhan organisasi), Perencanaan organisasi keseluruhan lebih kompleks dari
perencanaan suatu satuan kerja organisasi..
3. karakteristik/sifat rencana
Meliputi faktor kompleksitas, fleksibilitas, keformalan, kerahasiaan, biaya, rasionalitas, kuantitatif.misal
pembuatan produk baru dengan bahan baru, hal tersebut harus bersifat rahasia.
4. waktu perencanaan, jangka pendek, menengah, dan panjang
5. unsur-unsur rencana, Dalam wujud anggaran, program prosedur, kebijakan dan sebagainya.
Tipe utama perencanaan :
1. rencana-rencana strategi, rencana yang mempunyai rancangan yang matang agar tujuan perusahaan
tercapai.
2. rencana operasional, uraian rinci tentang perencanaan yang dibuat.
tipe rencana
A. tipe rencana operasional :
rencana sekali pakai (single use plans), perencanaan yang tidak lagi dipakai bila tujuan telah tercapai.
contoh : perencanaan pembangunan gedung
B. tipe pokok rencana sekali pakai :
1. program, terdiri dari langkah-langkah yang diperlukan, personil yang bertanggung jawab, serta waktu-
waktunya.
2. proyek, terdiri dari ruang lingkup yang terbatas & arahan penugasan yang jelas
3. Anggaran, laporan dasar keuangan yang disusun untuk kegiatan tertentu dalam jangka waktu tertentu
4. Rencana tetap (standing plans), standar penanganan situasi yang dapat diperkirakan
Tipe rencana tetap.
tipe kebijaksanaan (policy),adalah pedoman umum pembuatan keputusan (manajer puncak) apa yang akan
dibuat dan menentukan apa yang tidak dibuat.
prosedur standar, langkah-langkah yang harus dilakukan dalam melaksanakan pekerjaan.
aturan, suatu ketentuan yang dibuat oleh pimpinan tentang hal-hal yang harus dilakukan dan tidak harus
dilakukan.
TUGAS-TUGAS
1. Apa yang anda ketahui tentang planning ?
Planning adalah rencana yang telah disusun oleh suatu organisasi yang digunakan untuk mencapai tujuan
bersama suatu organisasi,lembaga, atau perusahaan.yang disusun secara sistematis dan terperinci agar
kesalahan dalam pengambilan tindakan dapat di minimalisir.
2. Apa keuntungan adanya planning?
1. meminimalisir kesalahan dalam melakukan tindakan,
contoh: pengeluaran biaya yang berlebihan bisa ditangani oleh planning, karena planning bisa menekan
biaya yang keluar sia-sia
2. sebagai ukuran kesuksesan,
contoh: jika perencanaan awal perusahaan mencapai tujuan dengan keuntungan 500 juta maka
perusahaan harus bisa membuat rencana baru untuk melebihi keuntungan sebelumnya.
3. menghemat waktu
contoh: sebelum dibuat rencana kebanyakan pekerja melakukan hal-hal yang membuang waktu, misal
membersihkan kamar dengan waktu yang tidak ditentukan, akibatnya pekerja menyelesaikan
tugasnya melebihi waktu kerja dan dihitung lembur, ini akan merugikan perusahaan.
4. sebagai standar pengawasan
contoh : seorang pimpinan wajib menegur tiap bawahan yang melakukan tindakan dliuar prencanaan
yang telah dibuat
5. sebagai alat koordinasi dengan departemen terkait,
contoh : sebelum bertemu dengan klien penting rencana harus kita buat agar tidak ada kesalahan dalam
penanganan klien.
3. Sebutkan dasar-dasar pembuatan planning, uraikan secara detail!
1.menetapkan tujuan, maksudnya setiap organisasi harus memiliki planning yang berisi tujuan yang jelas
atau keinginan yang ingin dicapai oleh suatu organisasi, dengan demikian anggota yang ada di dalam
organisasi mempunyai patokan atau pandangan yang jelas dalam melaksanakan tugas.
2. merumuskan keadaan, dengan merumuskan keadaan perusahaan saat ini kita menjadi tahu apa yang bisa
kita capai, karena tidak mungkin suatu perusahaan yang kondisi perusahaannya tidak memungkinkan lalu
memaksakan tujuan yang jauh dari kemampuan perusahaan itu sendiri
3. mengidentifikasikan segala kemudahan dan hambatan, kekuatan dan hambatan atau kelemahan
perusahaan itu harus kita selidki, untuk mengukur sejauh mana perusahaan kita mampu untuk mencapai
tujuan, dan kita bisa mengantisipasi kelemahan yang dimiliki perusahaan jika kita telah selidiki hal
tersebut.
4. pengembangan rencana, adalah pemilihan,penilaian terhadap alternatif yang kita buat ( plan b)
4. Sebutkan isi dari perencanaan ( jawaban anda dengan contoh dan kasus)
1. Analisis Situasi
Analisis situasi dilakukan terhadap lingkungan internal maupun
eksternal. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan antara lain apakah
perusahaan dapat memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh
lingkungan eksternalnya melalui sumber daya yang dimiliki,
seberapa besar permintaan terhadap produk tertentu, dan
seberapa besar kemampuan perusahaan untuk memenuhi
permintaan tersebut.
contoh: perusahaan berdiri dilingkungan yang kebanyakan masyarakatnya memproduksi bahan baku
yaitu gula, sedangkan perusahaan memproduksi kopi, dengan demikian perusahaan harus
memanfaatkan lingkungan sekitar untuk mendapatkan gula yang harganya lebih murah daripada
membeli di toko
2. Penentuan Tujuan Produk
Selain untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, produk yang
dihasilkan perusahaan dimaksudkan pula untuk memenuhi atau
mencapai tujuan perusahaan. Dengan demikian, perlu
dipertimbangkan apakah produk yang dihasilkan dapat
memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan perusahaan.
contoh : Dalam hal ini perusahaan yang memproduksi gula, harus mempertimbangkan juga jenis gula apa
yang akan diproduksi nya nanti. Apakah jenis gula premium atau jenis gula pouch (contoh nya).
Karena perusahaan harus mampu membaca selera pasar terlebih dahulu, maka apabila
perusahaan telah mampu dan mengetahui selera pasar; aktifitas produksi dapat terus berjalan
lancar tanpa keraguan hingga mencapai kesejahteraan perusahaan dan para pekerjanya.
3. Penentuan Sasaran Pasar
Perusahaan dapat berusaha melayani pasar secara keseluruhan
ataupun melakukan segmentasi. Dengan demikian alternatif yang
dapat dipilih adalah produk standar, customized product, maupun
produk standar dengan modifikasi.
contoh: perusahaan gitar yamaha telah kehabisan stock, namun permintaan pasar terus meningkat, lalu
perusahaan melakukan segmentasi dengan cara membuat gitar biasa yang dimodifikasi seperti aslinya.
4. Penentuan Anggaran
Anggaran bisa bermanfaat sebagai alat perencanaan, koordinasi
sekaligus sebagai pengendalian.
contoh: Hotel harus memiliki peruincian anggaran sebagai alat untuk koordinasi terhadap
pihak supplier
5. Penetapan Strategi Produk
Dalam tahap ini, alternatif-alternatif strategi prosuk dianalisis dan
dinilai keunggulan dan kelemahannya, kemudian dipilih yang paling
baik dan layak untuk kemudian diterapkan.
contoh: perusahaan telah membuat strategi, dan perusahaan membuat alternatif-alternatif untuk dipilih dan
diaplikasikan, misal plan b yang telah disiapkan perusahaan untuk mengcover planning yang telah
dibuat sebelumnya.
6. Evaluasi Pelaksanaan Strategi
Langkah yang terakhir adalah evaluasi atau penilaian terhadap
pelaksanaan rencana yang telah disusun
contoh : suatu perusahaan telah memiliki strategi atau rencana, para pihak terkait kemudian meninjau ulang rencana tersebut agar dalam pelaksanaanya tidak terjadi kesalahan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar